kegagalan jack ma cover
Kegagalan Jack Ma; Not Everything is Possible
January 26, 2020
Pengalaman Belajar Desain Grafis Secara Otodidak
January 26, 2020

Warren Buffett; 10 Pelajaran Hidup Investor Sukses

warren buffet

Warren Buffett, seorang investor sukses yang sangat pantas mendapat gelar guru investasi. Kepandaian Warren Buffet dalam investasi sangat dihormati di kalangan businessman di seluruh Dunia, dan menjadikan Buffet sebagai salah satu orang terkaya di Dunia. (Forbes)

Pada bulan Juni 2006, Buffet membuat sebuah pernyataan bahwa Ia akan mendonasikan kekayaannya untuk program amal. Sebanyak 85% kekayaannya disalurkan melalui Bill and Melinda Gates Foundation. Donasi ini menjadi aksi donasi amal terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat.

1. Berinvestasi Secara Bijak

Warren Buffett memilih untuk berinvestasi pada perusahaan yang memang benar-benar hebat, memiliki pondasi yang kuat sejak awal didirikan. Buffett tidak berinvestasi pada perusahaan hanya karena orang-orang yang ada di dalamnya. Baginya perusahaan yang hebat akan tetap hebat meskipun dijalankan oleh orang bodoh sekalipun.

2. Jangan Melupakan Akar Anda

Warren Buffett tidak pernah lupa darimana ia berasal. Ketika SMA, pekerjaan harian Warren Buffett adalah mengantarkan koran The Washington Post, yaa Warren Buffett pernah menjadi tukang koran. Beberapa tahun kemudian Warren Buffett melanjutkan hubungannya dengan The Washington Post, bukan lagi sebagai pengantar koran, tetapi sebagai pemegang saham terbesar The Wahington Post.

3. Hidup Sederhana Warren Buffett

Meskipun Warren Buffett memiliki kekayaan lebih dari US$ 64 Billion (2016) namun secara mengejutkan ia tinggal di rumah yang sangat sederhana jika dibandingkan dengan kekayaannya. Ia membeli rumah di Omaha, Nebraska, dimana menurut kabar rumah ini dibelinya dengan harga US$31,500 pada tahun 1958. Hari ini ia mengatakan bahwa keputusan membeli dan tetap tinggal di rumah itu adalah investasi terbaik yang pernah dia buat.

4. Menabunglah, dan Habiskan Sisanya

Kebanyakan orang menabung jika memang ada uang yang tersisa setelah membayar beberapa tagihan dan belanja bulanan. Tetapi Buffett menasihatkan sebaliknya, yaitu menentukan besaran uang yang akan ditabung dan barulah menghabiskan sisanya. Menabung adalah prioritas utama, menghabiskan adalah sisanya.

5. Meneliti Investasi

Warren Buffett menasihatkan untuk benar-benar meneliti sebuah saham sebelum berinvestasi di dalamnya. Lakukanlah research secara menyeluruh. Seorang investor tidak perlu takut untuk berinvestasi pada saham yang memang benar-benar terbukti kuat.

6. Melatih Kemampuan Berbicara

Pada awal karir Warren Buffett, ia adalah orang yang takut untuk berbicara di depan umum. Menyadari bahwa ia membutuhkan kemampuan public speaking untuk mencapai tujuan karirnya, Buffett memutuskan mengambil kursus public speaking dari orang ternama, Dale Carnegie. Saat ini, ia selalu mengatakan kepada para entrepreneur muda bahwa kemampuan komunikasi yang efektif sangat penting bagi sebuah kesuksesan.

7. Menjaga Reputasi

Uang bisa datang dan pergi, tetapi jika reputasi seseorang pergi (rusak), hal ini tidak dapat kembali. Sangat penting untuk menjaga kepercayaan mitra, tidak hanya mitra bisnis, namun juga mitra dalam pertemanan sehari-hari. Warren Buffett menekankan pentingnya menjaga reputasi pribadi dan reputasi bisnis.

8. Kurangi Meeting

Daripada melakukan meeting rutin, Warren Buffett lebih memilih untuk mengirim surat setiap tahun untuk setiap perusahaan yang dipimpinnya. Surat tersebut menguraikan tujuan perusahaan selama setahun ke depan dan merayakan keberhasilan tahun lalu. Buffet berusaha menghindari berhentinya operasional bisnis akibat meeting yang panjang atau melakukan panggilan telepon yang tidak perlu. Menurutnya, para karyawan justru akan lebih baik jika waktunya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dengan baik.

9. Jangan Menyerah

Pada awalnya Berkshire Hathaway adalah perusahaan tekstil yang gagal ketika dibeli oleh Buffett, khususnya pada lini bisnis pakaian pria. Namun melalui kepemimpinannya, Berkshire Hathaway berhasil bangkit dan bahkan terus tumbuh menjadi perusahaan konglomerat multinasional.

10. Menikmati Pekerjaan

Warren Buffett menyatakan ketidakpercayaan pada sebuah fakta bahwa orang-orang akan mendapat kesuksesan dan memajukan karir mereka dengan pekerjaan yang tidak mereka cintai. Ia percaya bahwa hidup ini terlalu singkat dan kita semua seharusnya menghabiskan waktu dan kemampuan kita pada pekerjaan yang benar-benar kita cintai.

Warren Buffett adalah bukti bahwa jika seorang profesional telah memiliki tujuan dan tempat yang tepat, ia bisa mencapai apapun. Menurut pandangan hidupnya, seorang profesional bisa mendapatkan pelajaran yang akan membantu mereka membangun bisnis mereka dan menginvestasikan pendapatan mereka.

Aris Prayitno
Aris Prayitno
Hai... saya Aris. Saya ingin sharing sama kamu tentang banyak hal, termasuk pengembangan teknologi digital kekinian. Jika kamu suka atau memiliki saran untuk artikel ini, silahkan tinggalkan komentar dan bagikan artikel ini dengan klik tombol sharing yang tersedia. Ayo berbagi ilmu, berbagi kebaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy link
Powered by Social Snap